Posts

Showing posts from 2021

SEPI

Di permukaan semua baik baik saja. Keluhan nyaris tidak ada. Menurutnya... Itu Bukan keluhan hanya sdikit tanya. Kenapa SEPI? Jawabannyapun ditemukan tak lama. Tapi pertanyaan itu datang berulang Bukan dalam hitungan harinya Bukan dalam hitungan minggunya Bahkan bukan pula hitungan bulannya. Tapi pertanyaan ada disetiap helaaN nafasnya. Ditarik nafas dalam Dan menguatkan dirinya It's oke dear...u're strong...just positive.. Just don't be sad...Just smile...always do good...It's ok dear,  prayer  and then u get comfort zone. Ada Allah yang maha penyayang. Ada Allah yang maha mendengarkan. Ada Allah yang maha menguatkan. Allah sayangi makhluknya dengan caranya. Allah kuatkan makhluknya  dengan kebijaksananya. Allah beri kelapangan  dari setiap rintihan makhluknya. Allah juga tahu Dia selalu kesepian.  Tapi Allah selalu ada dan bersamanya. Lebih menerima dan selalu bahagia wujud rasa syukur kepada sang pencipta 😊

Batasan,

Cerita lama senja di kosan, Bercanda, bercerita, tertawa hangat penuh kepolosan, Tiga ratus enam puluh lima senja dalam pertemanan, Sebuah titik kecil mengingatkan, Titik kecil itu berbaris menjadi garis perbedaan, Garis yang melintang pun menjelaskan, Kemudian senja sebut itu batasan, Hitam dan putih adalah warna berbasis alasan, Memang butuh banyak pengamatan, Dari senja yang penuh ketakutan, Dan bekerja keras mencari perlindungan, Perlindungan yang penuh rasa aman, Senja memudar kemudian, Abai  pergi lalu mencari dan, Senja bilang aku butuh kekuatan, Kekuatan yang mententramkan, Senja bermonolog dalam kesepian, Hai senja kekuatan itu cuma punya Tuhan, Cari Tuhan dan kamu Aman. Menunduklah agar kau Nyaman.

Monolog,

Bismillah, Hi blog, long time no write... After "asik sendiri" , yuk dicoba lagi.. Epilog dengan cara ber-Monolog. Monolog, Reset lagi yuk kebahagiaan versi diri, Kebahagiaan itu komposisinya gak ber-SNI, Bahagia itu bukan ambisi, Yang harus diselesaikan dengan berlari, Kadang butuh jalan perlahan buat lebih memahami, Kadang butuh terpaan supaya tidak terus memaksakan diri, Banyak hikmah dipelajari, Agar syukurmu tidak terbatasi, Yuk menghebatkan diri, Bukan terus menghakimi atau menuntut diri,